background leftbackground right

Kevin Williams memiliki pengalaman lebih dari 40 tahun dalam kepemimpinan eksekutif, penjualan, dan real estat di Georgia dan North Carolina. Setelah menghabiskan empat setengah tahun terakhir dengan fokus utama pada real estat komersial, baru-baru ini ia mendirikan perusahaannya sendiri, JKW Real Estate Group yang berfokus pada properti residensial dan komersial.

Mendirikan perusahaannya sendiri berarti Kevin perlu membangun merek yang mudah dikenali. Video merupakan cara yang jelas untuk tetap terlihat, tetapi memproduksinya sendiri dengan cepat menjadi pekerjaan tambahan. Ia membeli perangkat lunak penyuntingan video, menyiapkan kamera dan latar belakang, lalu mulai belajar sendiri cara membuat video.

​"Saya berkata, 'Ini menghabiskan terlalu banyak waktu dan tenaga,'" kata Kevin. "Saya rasa saya tidak akan mampu terus bekerja dengan ritme seperti ini."

Ia menemukan HeyGen setelah bertanya kepada ChatGPT tentang cara yang lebih mudah. Kemudian, layanan White Glove dari HeyGen semakin menyederhanakan proses tersebut.

Menyerahkan produksi video kepada HeyGen White Glove

HeyGen White Glove membuat video secara menyeluruh untuk Kevin. Alih-alih mengelola produksinya sendiri, ia cukup menyampaikan apa yang ingin dibuat dan membiarkan tim mengubahnya menjadi video siap tayang.

Kevin ingat saat menerima pesan pertama yang menanyakan apakah tim tersebut dapat membuatkan video untuknya. Ia menyampaikan apa yang diinginkannya dan tak lama kemudian videonya siap dipublikasikan.

​"Dulu saya mengerjakan semuanya sendiri," kata Kevin. "Lalu saya mendapat pesan, 'Mau kami buatkan video untuk Anda?' Dan saya menjawab, 'Ya, tentu.' Beberapa menit kemudian, videonya sudah jadi, dan tahu-tahu saya sudah mengunggahnya ke semua media sosial saya. Saya pun berpikir, 'Hidup seperti ini memang menyenangkan.'"

Kini, Kevin dapat berfokus pada pesan, tampilan, dan audiens, alih-alih proses produksi di baliknya.

"Ini benar-benar sangat membantu saya," katanya.

Menjadi dikenal oleh orang-orang yang belum pernah ditemuinya

Tujuan utama Kevin adalah menghasilkan prospek, tetapi karena perusahaannya masih baru, ia perlu membuat orang-orang mengenalnya terlebih dahulu.

Hal ini sangat penting dalam bisnis properti komersial, karena membangun relasi dapat memakan waktu bertahun-tahun. Kevin ingin JKW Real Estate Group diasosiasikan dengan properti Kelas A dan Kelas B kelas atas. Karena itu, video-videonya mencerminkan citra profesional yang ingin ia tampilkan kepada calon klien.

Strategi ini sudah membuatnya semakin dikenal. Di sebuah acara pemasaran, seseorang yang tidak dikenal Kevin mengenalinya dari seberang ruangan yang dipenuhi sekitar 80 orang.

​"Orang-orang yang tidak saya kenal menghampiri saya dan berkata, 'Itu pria yang ada di iklan,'" kata Kevin. Orang tersebut mengenalinya dari video peluncuran yang dibuat HeyGen untuk perusahaannya. "Ketika Anda terlihat menonjol di tengah keramaian, itu hal yang bagus."

Bagi Kevin, pengakuan tersebut sangat berharga dalam industri yang mengandalkan kesan mendalam untuk membuka peluang percakapan berikutnya.

"Kalau Anda tidak menjadi yang pertama terlintas di benak orang, Anda akan dilupakan," katanya. "Anda harus terlihat."

Mengubah visibilitas menjadi percakapan baru

Perusahaan Kevin masih baru, tetapi dia sudah melihat perubahan dalam hal siapa yang memulai percakapan.

Setelah bertahun-tahun mengunggah konten di LinkedIn, Kevin kini mulai dikenali oleh orang-orang yang tidak dikenalnya. Kontak baru juga mulai menghubunginya terlebih dahulu, sehingga bukan Kevin yang selalu harus memulai percakapan.

"Sekarang orang-orang mulai menghubungi saya, alih-alih saya yang mengajak, 'Hei, ayo makan siang, ayo minum kopi,'" katanya. "Sekarang merekalah yang menghubungi saya."

Kevin berencana memanfaatkan momentum tersebut dengan menerbitkan video tiga hingga empat kali seminggu dan memperluas kehadirannya di YouTube. Ia juga ingin membuat konten edukatif yang lebih panjang tentang investasi rumah keluarga tunggal, properti multifamili, dan real estat komersial.

Meluangkan lebih banyak waktu untuk membangun hubungan

Sebelum menggunakan HeyGen, membuat video membutuhkan kamera, latar belakang, properti, dan waktu untuk mengerjakannya di meja kerja. HeyGen White Glove memungkinkan Kevin menyerahkan pekerjaan tersebut dan meluangkan lebih banyak waktu untuk membangun relasi.

quote icon
"Kalian membuat hidup saya jauh lebih mudah," kata Kevin. "Saya jadi bisa menghabiskan lebih banyak waktu untuk makan siang, bermain golf, dan bertemu orang-orang daripada duduk di meja kerja membuat video dan sebagainya serta berganti-ganti pakaian."

Di usia 70 tahun, Kevin juga melihat teknologi sebagai peluang untuk tampil menonjol di industri yang masih memiliki banyak profesional real estat komersial berpengalaman yang belum mengadopsi video AI.

HeyGen White Glove memungkinkannya untuk terus menampilkan wajah dan keahliannya kepada calon klien tanpa menjadikan produksi video sebagai pekerjaan tambahan. Dan bagi perusahaan real estat baru yang sedang berupaya membangun reputasi, sinyal awalnya cukup menjanjikan: orang-orang yang belum pernah Kevin temui sudah mulai mengenalinya.


Kisah pelanggan yang direkomendasikan

Mulai membuat video dengan AI

Lihat bagaimana bisnis seperti Anda menskalakan pembuatan konten dan mendorong pertumbuhan dengan video AI paling inovatif.

CTA background