Dalam meneliti dan memprediksi secara akurat bagaimana obat-obatan baru akan berinteraksi di dalam tubuh manusia, berbagai alat memegang peran penting dalam mempercepat waktu pengembangan dan menurunkan tingkat kegagalan. Di sinilah perangkat lunak simulasi farmasi berperan, yang mendukung penemuan obat, penelitian pengembangan, serta pengajuan regulatori.
Kami berbicara dengan salah satu perusahaan yang menawarkan berbagai perangkat lunak berbasis simulasi yang digunakan untuk memprediksi bagaimana obat berperilaku di dalam tubuh dan untuk melatih para profesional kesehatan. Dengan prediksi yang lebih akurat, para peneliti dapat berfokus pada pengembangan pengobatan yang lebih aman dan lebih efektif, sekaligus merampingkan proses yang secara tradisional mahal dan penuh ketidakpastian. Tim mereka berfokus pada pembuatan sumber daya yang tidak hanya memberikan edukasi, tetapi juga memberdayakan pengguna untuk menguasai protokol uji klinis dan praktik terbaik.
With HeyGen’s assistance, the simulation software production team successfully cut their video delivery time in half, significantly enhancing consulting and training videos. HeyGen has been instrumental in enabling the team to push the boundaries of lifesaving technology and research, ultimately accelerating drug development and contributing to the discovery of groundbreaking treatments.
Tantangan
Tantangan yang dihadapi tim produksi mereka adalah tingginya biaya dan banyaknya waktu yang dibutuhkan dalam proses produksi video konvensional.
Tim mereka memproduksi modul pelatihan bergaya simulasi untuk industri medis. Setiap modul mencakup 50 hingga 100 video yang masing-masing membutuhkan waktu hingga dua minggu untuk pencarian lokasi, menyewa tim produksi, serta mengelola proses pengambilan gambar dan pengeditan.
Before working with HeyGen, the production team faced time-consuming bottlenecks in the filming and editing process, such as the mispronunciation of complex medical terms and drug names, which often led to spending more time and money to reshoot module videos. In addition, his team faced a no-win situation when translating content for their international customers: either double the budget to use a language dubbing feature that doesn’t accurately mimic actors or add five more weeks of filming to shoot in a different language.
To address this extensive and costly process, they turned to HeyGen.
Solusinya
Dengan avatar realistis HeyGen, tim produksi tidak lagi harus terus-menerus merekam ulang modul. Sebagai gantinya, tim membuat integrasi alur kerja baru antara API HeyGen dan alat konten mereka, sehingga pengguna dapat menyisipkan avatar realistis ke dalam modul video mereka.
Sebagai contoh, alih-alih kesulitan merekrut aktor dengan latar belakang medis, mereka dapat membuat skrip untuk avatar di HeyGen guna memastikan pelafalan yang akurat untuk istilah medis yang kompleks dan nama-nama obat farmasi.
Selain itu, mereka dapat mengganti bahasa hanya dalam hitungan menit menggunakan fitur text-to-speech HeyGen, yang memungkinkan bisnis melokalkan video ke lebih dari 175 bahasa dan dialek.
Sebelumnya, tim produksi memerlukan waktu lima minggu untuk menyelesaikan proses perekaman dalam berbagai bahasa. Dengan menggunakan HeyGen, proses tersebut dipersingkat menjadi hanya satu hari.
Hasil
Setelah menggunakan HeyGen selama hanya tiga bulan, tim produksi mereka telah melihat penurunan signifikan dalam biaya produksi dan peningkatan efisiensi yang nyata.
- They’ve cut their video delivery time by 50% – from 12 weeks to 6 weeks – by eliminating the need for retakes, video stitching, or adding extra effects to match languages. This efficiency allows their team to take on more projects and grow their client base without needing to expand.
- Sekarang, tim mereka dapat mengalihkan kebutuhan produksi studio ke HeyGen, sehingga memungkinkan tim untuk memangkas biaya produksi studio sebesar 80%.
“If you’re looking to reduce costs and speed up content development, HeyGen is your answer. As the software develops and advances, the avatars are getting more realistic. We tried competitors, but the avatars used were not as life-like and underperformed the way we see now using HeyGen. With HeyGen, it’s hard to tell it’s an avatar, and our clients still feel like they’re getting the same value.”
Director of Technical Delivery at Simulations Software






